Orang Cilacap pasti sudah hapal dengan menara Masjid Darussalam ini. Kupotret pas senja jelang magrib akhir April lalu.
Cilacap kota pantai yang punya jalan lebar-lebar dengan kendaraan yang tidak terlalu banyak. Banyak yang jualan es dan buah sampai malam. Apalagi kalau di alun-alun, selalu ramai kalau tidak hujan.
Temenku ngasih info kalau mau ke Cilacap:
Praktiknya, aren tidak hanya dicampur dengan karet saja. Ada juga petani yang mencampurnya dengan coklat. Foto ini diambil di daerah Purbatua, Tapanuli Utara.
![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=7dc67dd0-0197-49cc-b661-7dd69970df64)
Sepanjang perjalanan, banyak sekali kita temukan aren yang sudah tua, kadang mati tapi batangnya masih berdiri kokoh. Batang aren sepertinya punya kekuatan yang baik untuk suatu keperluan, hanya saja banyak yang belum mengetahuinya. Petani aren membiarkan saja batang aren yang mati berdiri karena butuh biaya dan tenaga untuk menebangnya. Buat apa mengeluarkan biaya kalau batang aren tidak berguna?
Kantung semar (Nepenthes) ini kita temukan di pinggir jalan dekat ![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=8a0a0776-d0f5-4b83-829a-a553036bf055)
Plang ini gak salah tulis kan? Masak bank sentral ngurusin kebun percobaan? Sampai sedetil itukah? Plang ini sendiri masih berdiri di salah satu desa wilayah Arse, Sipirok, Tapanuli Selatan. Plang-nya memang sudah tua seperti tidak terurus lagi. Di belakangnya juga cuma perdu dan pepohonan liar. Apa yang BI kerjakan di sini?![Reblog this post [with Zemanta]](http://img.zemanta.com/reblog_e.png?x-id=42098ba5-4a31-4377-a1e5-b48a381bea2e)
Masjid ini punya warna kontras dengan lingkungan sekitarnya: Biru. Terletak di desa Paran Julu, Sipirok, sebagian warga desa ini mengandalkan aren sebagai salah satu pendapatan utama keluarga mereka. Sekitar 5 menit dari permukiman desa ada hamparan sawah subur yang tak pernah kering. Di belakangnya hamparan tersebut ada beberapa bukit yang banyak tumbuh aren secara mengelompok.
Ini pemandangan dari salah satu bukit di Sipirok, Tapanuli Selatan. Sebagian pemandangan ini kupotong dan kujadikan header untuk template blog ini.