Dr Hiromi Shinya, salah seorang dokter paling terkemuka dari Jepang telah mempraktikan ilmu kedokterannya lebih dari 40 tahun. Dengan pengalamannya memeriksa lambung dan usus 300 ribu orang, Dr Shinya mengembangkan pendekatan kesehatan berdasarkan persediaan enzim vital dalam tubuh.
Di bukunya The Miracle of Enzyme, Dr Shinya menjelaskan panjang lebar pendekatan kesehatan tersebut. Banyak hal yang gampang dipraktikan oleh pembaca buku ini. Di bawah ini antara lain kebiasaan makan yang dianjurkan:
- Kunyahlah makanan dengan baik. Mengunyah makanan 30-70 kali berarti mengeluarkan sekresi aktif air liur, yakni enzim yang berikatan baik dengan cairan lambung, air empedu dan membantu proses pencernaan
- Makanlah biji-bijian utuh yang ditanam secara organik
- Mengkonsumsi daging yang bersuhu lebih rendah dari suhu tubuh manusia. Hewan yang bersuhu lebih rendah antara lain ikan—minyak ikan berbentuk cair di dalam tubuh akan melancarkan aliran darah areri
- Menghindari makan atau minum sebelum tidur pada malam hari. Saat lambung kosong, tulis Dr Shinya, maka tersedia asam keras berkadar tinggi yang membunuh bakteri jahat sehingga menciptakan lingkungan usus yang seimbang, kondusif untuk penyembuhan diri dan kekebalan tubuh
- Minumlah 6-8 gelas air yang baik tiap hari
- Mengkonsumsi karbohidrat yang berkualitas
minum hingga 8 gelas sehari, itu belum bisa aku penuhi…
Betul sekali, kadangkala dalam urusan makan dan minum kita melupakan hal-hal yang sederhana ini.
Salam Kenal, saya (tusuda) admin blog puskel berkunjung balik kesini.
Terimakasih telah berbagi infonya…
Jika cara ini dilakukan dengan teratur maka proses pecernaan menjadi baik, tubuhpun sehat dan segar.
Benar, perbanyak karbohidrat kompleks seperti gandum atau oatmeal.
Pingback: Setahun kemarin, setahun berikutnya « iip albanjary
Pingback: Setahun kemarin, setahun berikutnya « iip albanjary