Di tengah maraknya iklan politik dengan maksud personal branding, tiba-tiba dan ujug-ujug, keluar iklan serupa dengan pemain tunggal Amien Rais (AR)!
Sungguh saya ga pernah meragukan kepintaran beliau dalam ilmu politik. Pun ketika berbicara, cara beliau memilih kata lebih mencerminkan kepiawaian yang bernas. Semua orang pun tahu peran AR ketika reformasi.
Apakah AR berkeinginan maju lagi untuk pilpres tahun depan? Setelah kekalahan Pilpress 2004, setahuku AR back to campus dan mulai jarang tampil di panggung politik. Apakah kembali ke kampus bagi seorang politisi tidak pernah memuaskan dahaga? Is it really attractive to involve in political field?
Saya penasaran jika AR benar-benar balik ke pentas politik. Apa yang sebenarnya menjadi motif paling kental baginya. Memang, politik bukan ruang buruk dan bau yang setiap orang akan terciprat. Politik bukan arena pemuas dahaga kekukasaan yang korup, sebaliknya politik bisa membawa kemaslahatan bagi kita semua.
Tapi AR balik ketika banyak orang menginginkan wajah baru dan semangat baru. Wajah dan semangat baru itu jelas tercermin pada orang-orang muda, dan Indonesia bukannya tidak punya. Banyak sekali pemuda Indonesia yang cerdas, dan bersemangat juang tinggi. Mereka gregetan ketika banyak kendali kuasa dipegang orang lama tidak banyak membawa perubahan.~
Pingback: Kampanye capres di internet « Catatan Kecil·