Petani dan adopsi teknologi

Karakter sosial budaya masyarakat mempengaruhi adopsi teknologi pertanian. Menurut Kasmiyati (2007), faktor sosial budaya yang mempengaruhi tingkat adopsi teknologi pertanian tersebut antara lain faktor pendidikan, komunikasi, empati, orientasi masa depan dan sikap terhadap inovasi teknologi.

Penelitian Kasmiyati berlokasi di daerah Batu, Malang. Saya hanya mendapatkan softcopy abstrak tersebut dan terlihat faktor sosial budaya dijelaskan dengan parameter ‘tinggi’ dan ‘rendah’. Apakah dengan parameter seperti ini bisa mengakomodasi fenomena adopsi teknologi? Saya koq gak yakin yah. Tidak semua parameter sosial budaya bisa dijelaskan dengan ‘tinggi’ atau ‘rendah’. Mungkin kalau tingkat pendidikan bisa menjadi ukuran yang jelas. Tapi, kalau itu menyangkut kebiasaan masyarakat setempat?

Continue reading

Hambaro: Rich and Poor

This spot located in Nanggung sub-district, an hour trip from Bogor city. On top of a valley, I saw settlement of Hambaro village. Hambaro village claimed as poorest village in Bogor District. Maybe you won’t believe, Hambaro has fertile land and good access to Jakarta. Some villagers cultivate paddy for subsistence. Others plant guava and vegetables. There’re also abandoned lands since people tend to get cash work like trading, infrastructure worker in Jakarta.

Another cash work attracts people of Hambaro: gold mining! Yeah, although there’s a state-owned company of gold mining settles near the village, people still run gurandil, a traditional gold machine. They dig gold-clay in mountains, bring it down and process it in gurandil. Miners sometime left their family for one or three weeks to get sacks of clay.

So this is a spot we find rich natural resources surrounded by poverty

A view of Hambaro (photo by Iip)

A view of Hambaro (photo by Iip)

Amien Rais for President (Again)

Di tengah maraknya iklan politik dengan maksud personal branding, tiba-tiba dan ujug-ujug, keluar iklan serupa dengan pemain tunggal Amien Rais (AR)!

Sungguh saya ga pernah meragukan kepintaran beliau dalam ilmu politik. Pun ketika berbicara, cara beliau memilih kata lebih mencerminkan kepiawaian yang bernas. Semua orang pun tahu peran AR ketika reformasi.

Continue reading

Katuk

KATUK (Sauropus androgynus) not only grow in Borneo. Farmers in Bogor of West Java, Indonesia cultivate this staple vegetable for years. I posted a picture of katuk cultivated in Ciampea last year. Last week, I found farmers plant katuk under guava tree in Nanggung, a subdistrict of Bogor.

Katuk under guava trees (photo by iip)

According to ECHO, Katuk is native to the lowland rain forest understory and prefers a hot, humid climate. Katuk can grow both in shade or full sun, and even tolerates occasional flooding and acidic soils. In ideal conditions, katuk can grow up to 1.5m per month.

Subsidi Biofuel

Biofuel

Kabar baik bagi Anda yang masih minat dengan biofuel. Pemerintah baru saja mengumumkan akan mengalokasikan subsidi kredit untuk program biofuel dalam RAPBN 2009. Jika DPR sepakat, maka siap-siap program biofuel jalan lagi.

Tapi berapa sih besaran subsidi-nya? Kata media, besarannya sekitar Rp 640, 6 M. Coba bandingkan dengan subsidi BBM yang Rp 101,4 T atau LPG yang Rp 14,6 T. Sementara subsidi listrik sekitar Rp 60,4 T.

Sepertinya tidak banyak yah dibanding dengan subsidi lainnya. ‘Mbah’-nya subsidi, yakni subsidi BBM masih suangat besar, kira-kira sekitar 10% dai total anggaran, dan hampir sama juga besarnya dengan bunga utang 2009. Luar biasa!

Yang bikin luar biasa memang besaran-nya. Subsidi secara umum untuk mendorong kegiatan perekonomian. Di beberapa Negara maju, mereka mensubsidi sector pertanian dalam jumlah yang banyak sehingga produk pertanian dari Negara berkembang tak sanggup bersaing.

Continue reading

Cara Mencari Anggota OT

Ini benar, OT yang dimaksud bukan kumpulan penggemar anggur cap OT. Tapi yang dimaksud di sini adalah anggota Organisasi Terlarang (OT).

Hmm..sudah lama sekali ya tidak pernah mendengar istilah OT. Adakah yang punya kliping berita-berita seputar intelejen antara tahun 1980-1990-an? Barangkali kita bisa menemukan istilah tersebut. Tapi, siapakah anggota-anggota OT? Apakah hanya eks anggota PKI?

Continue reading

Sandal Si Embah

Dado, anak si empu rumah tempat kami mangkal selama survey berceloteh. “Om, sandal yang dipake om itu kan sandalnya embah,” katanya ketika kuajak ke surau untuk shalat magrib.

“Lho, darimana Dado tahu? Tanyaku penasaran. Padahal ini sandal kulit kubeli di Ramayana dengan pertimbangan model yang paling mutakhir. Aq penasaran ajah, kenapa Dado yang masih kelas 2 SD bisa ngomong seperti itu. Jelas pilihanku bukan pilihan orang tua, apalagi model kakek-kakek.

“Tuh, jempolnya nempel dengan jari sebelahnya…”

Halaah. Dado…dado. Jawaban lugunya membuatku tersenyum geli. Ia ternyata pemerhati jempol, dan gak peduli dengan model sandal. Bentuk sandal hitamku memang membuat jempolku kelihatan menonjol, sekaligus menempel erat dengan jari di sebelahnya. Untung dia gak jawab kalo si Om udah keliatan tua, kayak embah-nya.~