Kereta: Naik Taksaka pagi yang berangkat dari Gambir jam 08.15. Dari Stasiun Bogor, kita bisa naik KRL ekspress Pakuan jam 06.24, turun di Gambir sekitar jam setengah delapan. Ada waktu tidak terlalu lama untuk baca Koran hari itu, sambil minum kopi susu. Oia, kita tidak perlu beli tiket Pakuan lagi karena tiket Taksaka bisa menjadi tiket terusan. Cukup diperlihatkan saja kepada petugas, lalu beres! Lumayan, irit 11 ribu. Cek jadwal dan harga tiket di sini.
Naik kereta lain, seperti Fajar Utama atau Senja juga bisa. Repotnya, tidak ada KRL/bis langsung dari Bogor menuju stasiun tersebut.
Bis Malam. Banyak bis malam yang menuju Jogja, seperti Lorena dan Mulyo Indah. Keduanya sama-sama kelas eksekutif, dengan harga tiket yang hampir sama dengan tiket Taksaka pada hari biasa. Enaknya Mulyo Indah, kaki kita bisa selonjor. Agak repot-nya, bis-bis tersebut berangkat sejak jam 2 atau 3 siang dari poll-nya, dan nyampe di Jogja pagi-pagi. Bis tersebut biasanya lewat Jakarta dulu, ngetem di beberapa tempat, sebelum benar-benar meninggalkan Jakarta via pantura selepas jam 7.
Kalau pas kepepet atau mau cari tantangan juga boleh. Selepas jam 6 sore, cobalah ke Terminal Kampung Rambutan atau Grogol. Dan siap-siaplah ketemu banyak calo di sanaJ
Pesawat. Cepet dan mahal!
Pingback: Jogja – Bogor naik apa? (2) « Catatan Kecil
Pingback: Cari hotel murah di Jogja « iip albanjary's note