Hebat. Bulan Februari datang, Jalan Baru rusak lagi. Setahun kemarin, catatannya hampir sama. Bahwa Bogor punya kebiasaan listrik mati dan jalan yang rusak.
Kalo Anda belum tahu Jalan Baru, mungkin saya bisa membantu. Jalan ini menghubungkan Jalan Raya Bogor-Jakarta, tepatnya di pertigaan Warung Jambu dengan Parung. Anda akan melewati sebuah jembatan, perlintasan rel, beberapa perumahan, Hypermart, mall Yogya, kampus UIKA dan lain-lain. Nama resminya Jalan Soleh Iskandar.
Pemda sedang membangun jembatan baru yang sekarang penuh sesak. Juga sebuah underpass di bawah rel. Beberapa ruas juga sedang dicor dengan beton tebal yang mirip kue lapis.
Kira-kira kurang dari satu semester kemarin, ruas antara mall Jogja dan pertigaan Yasmin diaspal. Drainasenya juga diperbaiki dan jalanpun kembali lancar. Tapi itu cuma sebentar, sebab bulan Februari datang lagi. Bulan in konon puncaknya musim hujan dan saatnya Jakarta dibuat lumpuh. Malangnya, tahun ini kita lagi ngadain Visit Indonesian Year 2008. Eh, ndilallah koq ya akses ke Bandara Soekarno Hatta juga ditenggelamkan air.
Malang juga nasib incumbent yang akan maju ke Pilkada Bogor tahun ini. Pasti masyarakat dengan gampang menilai kualitas kepemimpinan mereka dari penampakan fisiknya. Iya, seperti nasib Jalan Baru itu. Jadi ingat dulu jaman orde baru, kalau di desa itu Golkar menang, maka jalannya biasanya mulus. Tapi kalau kalah, jangan harap deh..
Btw, gimana kalo Jalan Baru diganti saja namanya menjadi Jalan Februari atau Jalan Rusak?:)